4 Jenis Rumah Betang, Rumah Adat Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah merupakan sebuah provinsi yang ada di Pulau Besar yaitu Kalimantan. Dimana sebagai salah satu bagian dari Pulau tersebut suku yang populer diantara masyarakat Indonesia Suku Dayak. Jika dilihat dari keunikannya memang banyak sekali yang bisa membuat orang decak kagum dengan Suku Dayak, bahkan masuk kedalam penobatan wanita suku daerah yang cantiknya secara alami.

Untuk suku dayak sendiri, ada di beberapa daerah lagi seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Kalimantan tengah beribukotakan Palangkaraya yang dikenal dengan ikon atau bentuk budaya berupa rumah adat yang sangat unik, akan kita bahas apa saja keunikan rumah adat di provinsi tersebut.

1. Rumah Betang Toyoi

Rumah Betang

Untuk bisa melihat rumah asli dari Betang Toyoi, anda harus mampu melewati jalan hutan yang tidak ada aspal dan juga sangat berdebu. Karena masyarakat yang menggunakan rumah ini masih tinggal dan berada di pedalaman. Khususnya adalah desa Tumbang Malahoi, jika anda berkunjung ke desa tersebut selain melihat keunikan rumahnya anda akan disambut dengan Tapung Tawar.

Rumah yang sudah dibangun sejak 150an tahun yang lalu ini masih terlihat kuat dengan bahan utama tentu saju kayu kuat seperti Ulin. Rumah ini berukuran besar seperti ciri khas utama dari Rumah Betang yang besar dan megah seperti istana.

2. Rumah Betang Damang Batu

Rumah ini masih dihuni oleh masyarakat di Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Gunung Mas. Tentu untuk bisa sampai kesini anda tidak menempuh jalan yang nyaman dan juga aman. Karena Kecamatan ini terletak sangat jauh dan pelosok, karena itulah rumah adat dan berbagai budayanya masih melekat dan belum tersentuh dunia modern sedikitpun.

Karakteristik dari rumah ini sama seperti rumah Betang lainnya yang memiliki ukuran sangat besar. Namun karena Kecamatan Kahayan berada terpisah dari pulau palangkaraya maka anda harus menaiki speed boat untuk sampai sana. Hal ini berpengaruh pada rumah yang sudah pasti menghadap ke pantai atau ke laut.

3. Rumah Betang Desa Tumbang Bukoi

Untuk melihat rumah betang asli ini memang sudah sulit, karena banyak masyarakatnya yang sudah mengerti akan modernisasi sehingga melakukan pemugaran dan pengecatan untuk rumah-rumah mereka. Meskipun bentuknya masih sama seperti rumah betang lainnya.

Khususnya untuk Desa Tumbang Bukoi, namun mereka tetap berusaha untuk tidak mengganti bentuk atau tatanan rumah yang ada. Rumah ini juga masih digunakan untuk rapat musyawarah antar warga agar lebih terbuka dan damai.

4. Rumah Betang Sei Pasah

Sesuai namanya Sei Pasah terletak di daerah Sei Pasah, Kapuas Hilir Sungai Kapuas. Rumah adat Sei Pasah sama seperti rumah Betang lainnya dengan ukuran yang jumbo alias besar. Jika anda ingin melihatnya bahkan jaraknya sangat dekat, hanya sekitar 200-300 meter saja dari sungai Kapuas. Bagaimana jika mereka kebanjiran ?

Untungnya rumah Sei Kapas menggunakan tipe seperti rumah panggung yang aman dari masalah banjir ataupun ancaman seperti hewan buas yang mengganggu pemilik rumah. Selain itu masih banyak suku dayak yang mendiami rumah ini di sisi Sungai Kapuas.

Meskipun terdapat berbagai jenis sesuai daerah atau desanya, memang rumah Betang sudah menjadi ikon atau rumah adat yang dilestarikan oleh masyarakat Kalimantan Tengah khususnya suku Dayak. Rumah ini sulit untuk diubah atau diganti mengingat selain untuk berlindung rumah Betang juga digunakan untuk berkumpul keluarga dan musyarawarah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *